Kerangka Acuan Tradisi Intelektual Arab-Islam(Telaah atas Formasi Nalar Arab Muhammad Abid Al-Jabiri)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kegelisahan Muhammad Abid Al-Jabiri (selanjutnya disebut Al-Jabiri) berkutat pada penolakannya atas anggapan bahwa pembacaan tradisi akan menjauhkan dari urgensi modernitas. Justru, Al-Jabiri memandang tradisi menyediakan pemahaman baru jika apa saja yang masih belum terungkap digali lagi secara sungguh-sungguh.
Tema modernitas intelektual Arab-Islam selanjutnya menjadi salah satu titik perhatian serius al-Jabiri. Meskipun demikian, Al-Jabiri merasa resah karena dinamika internal Arab-Islam sejak awal ke 17 M dianggapnya tidak mampu menghasilkan pengetahuan baru kecuali hanya mereproduksi pengetahuan lama. Al-Jabiri memang mengakui bahwa sejak itu dunia Arab-Islam mulai merambah ke arah modernitas setelah melewati 400 tahun masa kehidupan di bawah kekuasaan Dinasti Utsmaniyah. Bangsa Arab mulai bangkit dan melakukan pembaruan di bidang pemerintahan sejak permulaan abad ke-20 serta mengekspresikan eksistensi politiknya di tengah-tengah banyak negara di dunia, baik di Masyriq maupun di Maghrib.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Referensi
Muhammad Abid Al-Jabiri, Krtitik Pemikiran Islam: Wacana Baru Filsafat Islam, terj. Burhan (Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2003), xxvii.
Ali Harb, Nalar Kritis Arab Kontemporer, terj. Umar Bukhory dan Ghazi Mubarak, (Jogjakarta: Ircisod, 2012)
Hasan Hanafi dan Muhammad Abid Al-Jabiri, Membunuh Setan Dunia: Meleburkan Timur Barat dalam Kritik dan Dialog, terj. Umar Bukhory (Jogjakarta: Ircisod, 2003)
M. Amin Abdullah, Studi Agama: Normativitas atau Historisitas? (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002)
Muhammad Abid Al-Jabiri, Syura: Tradisi, Partikularitas, Universalitas, terj., Mujiburrahman (Jogjakarta: LKiS, 2003)
Abdou Filali-Ansary, Pembaruan Islam: Dari Mana dan Hendak ke Mana? (Bandung: Mizan, 2009)
M. Djunaidi Ghony & Fauzan Almanshur, Metode Penelitian Kualitatif (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2012)
Anton Bakker, dan Ahmad Charris Zubair, Metodologi Penelitian Ilmiah (Yogyakarta: Kanisius. 1989)
Muhammad Abid Al-Jabiri, Takwin al-‘Aql al-‘Arabiy (Beirut: Al-Markaz al-Tsaqafiy al-‘Arabi, 1991)
Muhyar Fanani, Metode Studi Islam, Aplikasi Sosiologi PengetahuanSebagai Cara Pandang (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010)
Noeng Muhadjir, Filsafat Ilmu (Jogjakarta: Rake Sarasin, 2001), 81.
Muhammad Abid Al-Jabiri, Post Tradisionalisme Islam, terj., Ahmad Baso (Yogyakarta: LKiS, 2000)
Muhammad Abid Al-Jabiri, Bunyah al-‘Aql al-‘Arabi: Dirasah Tahlililiyah Naqdiyah li Nuzhum al-Ma’rifah fi al-Tsaqafah al-‘Arabiyyah, (Beirut: Markaz Dirasah al-Wihdah al-Arabiyah, 1992
Ahmad Ali Riyadi, Filsafat Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Teras, 2010).